Tuesday, 19 July 2011

TANGIS!

TANGIS!
wahai Tangis,


benarkan aku untuk berkongsi duka bersamamu
izinkan aku melerai dosa ku yg bertimbun
hanya engkau teman penghapus lara

wahai tangis,
air suci membasahi pipi
menundukkan kelemahan
mempertahankan maruah
menguatkan jiwa
diri diselubungi dosa
air jernih jatuh berderai ke bumi...

tangisku kini terlerai jua
bukan paksaan, tanpa sengketa....
ujian-Nya mengugat hiba jiwa ku
aku sepi bertemankan tangis
kelemahan belum menjamin hari mendatang
hanya tangis doa penentu segala

tangisku kini terlerai jua
tidak lagi terungkap dengan kata
jiwa lemah sering ternoda
hanya tangis penunduk nafsu

tangisku terlerai jua
memohon sedikit kudrat
agar mampu berdiri teguh
agar amanah dilaksanakan dengan syarak...

Ya Allah,
dalam hidup ini
ada yang dapat ku gagahi
dan ada juga
yang gagal ku tempuhi...

Thursday, 14 July 2011

Cara Sederhana Mencintai wanita

Inilah

- Wanita adalah mahkluk lembut nan sensitif yang diciptakan untuk pria.Untuk itu wanita selalu mencari pria yang bisa melindunginya.Meskipun tidak jarang ada wanita yang kuat,namun ujung-ujungnya tetap saja membutuhkan perlindungan dari seorang kaum adam.

Wanita menyukai pujian. Tak mengherankan jika memuji dapat menjadi cara paling sederhana yang bisa dilakukan pria untuk membuat pasangannya merasa dicintai dan diperhatikan.

Jika hal ini menjadi kebiasaan, pujian dapat membantu membuat hubungan kamu dan pasangan kian langgeng. Namun sayangnya, kebanyakan pria mengabaikannya. Setelah hubungan berjalan lama, biasanya mereka menganggapnya pujian tidak relevan lagi.

Untuk mengetahui caranya memang tidak sulit. Tapi, saat menyampaikannya tidak bisa asal mengeluarkan kata-kata indah karena bisa salah. Berikut ini beberapa tips yang akan membantu kamu memberikan pujian dengan cara tepat :

- Pujian tulus
Pujian tidak boleh sekadar untuk mencari perhatian wanita. Inilah yang terjadi selama ini. Kebanyakan pria kurang tulus saat memberikan memuji pasangan. Padahal, itu dapat mengurangi nilai seorang pria di mata wanita. Kaum hawa menginginkan pasangannya memuji dengan tulus.

- Pujian terbaik
Wanita menyukai pujian yang cerdas dan rinci. Jadi, tidak hanya pujian singkat, seperti "Pakaianmu bagus" atau "Kamu cantik". Ini tidak akan membuatnya terkesan.

Wanita ingin mendengar penjelasan lebih banyak, misalnya kamu menjelaskan di mana letak bagusnya atau di mana letak kecantikannya. Makin rinci pujian kamu, hatinya makin melambung.

- Sering dipuji
Kebanyakan wanita tidak cukup hanya mendapatkan sekali pujian dari pasangan. Mereka menerjemahkan pujian juga sebagai bukti bahwa pasangannya selalu memikirkan dirinya.

Bila pujian hanya disampaikan sebulan sekali, biasanya hubungan tidak terlalu bergairah. Pujian harus diberikan sesering mungkin (tidak peduli apakah yang dipuji sebenarnya hal sepele) selama disampaikan dengan tulus, akan membuat hubungan makin kuat.

- Pujian di tempat umum
Pujian yang tulus memiliki efek yang lebih besar jika disampaikan di depan teman-teman atau keluarga. Pujian yang diutarakan di depan orang lain akan membuatnya merasa bangga. Dia akan memaknainya sebagai ekspresi penghormatan dan penghargaan kamu kepadanya.

Sayangnya, saat ini banyak pria yang mengabaikan hal ini. Padahal, saat-saat seperti itu harusnya menjadi bagian terpenting untuk membuat pasangan bahagia.

Thursday, 16 June 2011

For the Love of Cooking: Triple Chocolate Cookies

For the Love of Cooking: Triple Chocolate Cookies: "Next up on my kids' teachers' gift plates (first was the Lemon and Blueberry Bars with Coconut Crust ) are these rich and decadent cookies...."

Monday, 13 June 2011

18 KEISTIMEWAAN WANITA SOLEHAH


1). Do’a wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : ” Ibu lebih penyayang daripada Bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.
2). Wanita yang solehah ( baik ) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.
3). Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seperti orang yang senantiasa menangis Karena takut Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka keatas tubuhnya.
4). Barang siapa yang membawa hadiah ( barang, makanan dari pasar kerumah ) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukai akan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S
5). Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama aku ( Rasulullah SAW ) di dalam surga.
6). Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga Saudara perempuan atau dua Saudara perempuan , lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah surga.
7). Dari Aisyah r.a. “Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka , maka mereka akan menjadi penghalang baginya api neraka.
Surga itu di bawah telapak kaki ibu.
8). Apabila memanggilmu dua orang ibu bapamu maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
9). Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga . Masuklah dari manapun pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
10). Wanita yang taat pada suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristigfar baginya selama dia taat kepada suaminya dan rekannya ( serta menjaga sembahyang dan puasanya ).
11). Aisyah r.a. berkata ” aku bertanya pada rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda “suaminya”. Siapa pula berhak terhadap lelaki?” jawab Rasulullah SAW “Ibunya”
12). Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat pada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dia kehendaki
13). Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia kedalam surga lebih dahulu daripada suaminya ( 10.000 tahun )
14). Apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristigfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1000 kejahatan.
15). Apabila seorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT
16). Apabila seorang perempuan melahirkan anak, keluarlah ia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkan
17). Apabila telah lahir ( anak ) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan dari susunya diberi satu kebajikan
18). Apabila semalaman ( ibu ) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT

Sumber: kisah tentang wanita sholehah


Sunday, 12 June 2011

Aku hanya An-Nisaa

Ya Allah ya rabbku..
Jadikan aku tabah seperti Ummu Khadijah
Sehingga dirinya digelar afifah solehah
Dialah itu wanita pertama
Tiada ragu untuk mengucap syahadah
Pengorbanannya bersama Rasulullah
Susah senang bersama
Walau hilang harta kerana berdakwah
Walau dipulau 3 tahun 3 bulan
Imannya sedikit pun tak berubah
Mampukah aku setabah dirinya?
Ya Allah Ya Rahman
Andai baru diuji sedikit sudah rebah..
Baru dihina sudah mengalah
Ya Allah..tabahkan aku sepertinya..

Ya Allah..
Jadikan aku semulia Fatimah Az-Zahrah
Betapa tinggi kasihnya pada ayahandanya
Tidak pernah pula putus asa pada perjuangan dakwah baginda
Anak yang semulia peribadi baginda
Tangannya itulah yang membersihkan luka
Tangannya itulah jua yang membersihkan cela
Pada jasad Rasulullah tercinta
Gagahnya dirinya pada dugaan
Mampukah aku sekuat Fatimah?
Ya Allah,Rabbul Izzati
Saat diri terluka dendam pula menyapa
Saat disakiti maki pula mengganti
Ya Rabbi..teguhkan hatiku sepertinya..


Ya Allah..
Jadikan aku sehebat Masyitah dan Sumaiyah
Tukang sisir yang beriman dan Keluarga Yasir yang bertakwa
Sungguh kesabaran mereka menggoncang dunia
Iman tetap terpelihara walau nyawa dijadikan taruhan
Mampukah sabarku seperti mereka?
Tatkala digoda nafsu dunia..
Entah mana hilangnya Iman di dada

Ya Allah,Ya Rahman..
Kuatkan Imanku seperti Masyitah
Terjun penuh yakin bersama bayi ke kuali mendidih
Kerana yakin Allah pasti disisi
Sabarkan aku seperti Sumaiyah
Biar tombak menusuk jasad diri..
Iman sedikit pun takkan rapuh

Ya Allah..
Jadikan aku semulia Ummu Sulaim
Perkahwinannya dengan Abu Talhah atas mahar Iman
Islamlah Abu Talhah sehingga menjadi sahabat Rasulullah
Betapa hebatnya tarbiyyah isteri pada suami
Hinggakan segala panahan ke Rasulullah pada hari uhud
Disambut dengan belakang jasad Abu Talhah

Ya Allah..ya Rabbku
Tarbiyyahkan aku pada cinta sepertinya
Tingginya nilai cinta pada harga
Iman Mampukah aku menatap cinta itu?
Sedangkan rupa yang menjadi pilihan
Ketulusan Iman diketepikan
Ya Allah..
Ilhamkan aku pada cinta sepertinya..
Ya Allah...
Jadikan aku sehebat Aisya Humaira
Isteri termuda Rasulullah
Biar dilempar fitnah
Dia tetap teguh pada ketetapanNya
Isteri sejati yang memangku Nabi
Pada saat terakhir baginda
Hadis dan Sunnah Rasulullah dipertahankan
Betapa hatimu seorang mujahidah

Ya Allah..
Mampukah aku contohi dirinya?
Pada fitnah yang melanda
Diri mula goyah dan putus asa
Teguhkan Imanku sepertinya..
Ya Rahim..

Ya Allah..
Teringat diri pada Khansa
Empat orang anaknya mati di Jalan ALLAH
Dia meratap tangis..
Anak sulungnya syahid
Anak keduanya turut syahid
Anak ketiganya dan keempat jua mati syahid
Namun tangisan itu bukan kerana pemergian anak tercinta
Jawabnya kerana tiada lagi anak yang dihantar untuk berjihad

Ya Allah..Ya Tuhanku
Mampukah aku kelak menjadi ibu yang berjihad ?
Sedangkan pertanyaan tentang tak tutup aurat pun masih tidak terjawab
Sedangkan tinggalkan solat pun buat tak kisah
Berikan diriku kekuatan sepertinya..
Agar bersedia pada akhirat.
Wahai kaum Adam yang bergelar khalifah..
Diriku bukan setabah Ummu Khadijah
Bukan jua semulia Fatimah Az-Zahrah
Apa lagi sesabar Masyitah dan Sumaiyah
Mahupun sehebat Ummu Sulaim
Dan tidak seteguh Aisya Humaira
Kerana diriku cuma
An-Nisaa akhir zaman

Dimana Aurat semakin dibuka terdedah
Dimana syahadah hanya pada nama
Dimana Dunia yang terus dipuja
Dimana nafsu fana menjadi santapan utama
Dimana batas sentiasa dileraikan
Dimana ukhwah sentiasa dipinggirkan
Wahai Kaum Hawa
Kita cuma An-Nisaa
Para pendosa yang terbanyak di neraka
Lantas walau tak setabah para Mujahidah
Namun Tabahlah pada ketetapan Allah
Kerana padanya ada Syurga!

Walau tak semulia para wanita sirah
Tapi muliakan diri dengan agama yang memelihara kerana padanya ada Pahala!
Walau tak sesabar para wanita solehah
Namun sabarkan jiwa pada nafsu dunia yang menyeksa
Kerana padanya ada bahagia!

Sesungguhnya Hawa tercipta dari
Tulang rusuk kaum Adam
Bukan untuk ditindas kerana lemah
Tapi untuk dilindungi kerana Indah dan
Indah apabila tertutup terpelihara
Kerana disitulah terjaganya
Syahadah Bak mekarnya wanita dalam sirah
Tuntunlah kami ke arah syurga..
Bicara dari An-Nisaa yang hina..
Makbulkan doaku..
Aamiin..



http://an-nisa-ju86.blogspot.com/

WIRA SEKOLAH

WIRA SEKOLAH

Budin, Mogan, dan Kim berkawan baik. Mereka tinggal di Taman Muafakat.

Pada suatu hari, mereka pergi memancing. Mereka memancing ikan di sebatang sungai. Air sungai itu dalam.

Mereka asyik memancing.

Tiba-tiba terdengar suara orang minta tolong. "Tolong! Tolong!" bunyi dari arah sungai.

Mereka mencari suara itu.

"Ada budak lemas," kata Kim.

Budin pandai berenang. Dia terus terjun ke dalam sungai.

Mogan terus berlari ke rumah. Kim pula berlari ke pondok telefon. Kim memberitahu kepada polis.

Sebentar kemudian polis dan Pasukan Penyelamat pun sampai.

Kemudian, ibu bapa kepada kanak-kanak itu juga sampai. Di tebing sungai, mereka mencari Budin. Mereka nampak Budin sedang menolong budak lemas.

Budin membawa budak itu ke tebing sungai.

Pasukan Penyelamat dan polis pun membantu Budin. Budak lemas itu dibawa ke hospital.

Di sekolah ada perhimpunan. Guru Besar memuji Budin dan kawan-kawannya. Mereka berani dan bermuafakat menolong budak lemas.

Semua guru dan murid mengucapkan tahniah kepada Budin dan kawan-kawannya. Guru Besar mengelarkan mereka wira.

Mereka digelarkan Wira Sekolah.